Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amerika. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 September 2018

Unik, 6 Festival Kotor-kotoran di Dunia Ini Sangat Terkenal dan Cocok Kamu Jadikan Tempat Berlibur



rememberforeverphotography.com

   Berwisata ke luar negeri akan memberi pengalaman dan pengetahuan baru yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Liburan tersebut terasa akan lebih berkesan lagi apabila diisi dengan kegiatan-kegiatan khas yang ada di negara tujuan wisata. Salah satu kegiatan yang cukup menarik untuk dilakukan adalah dengan menghadiri berbagai festival di dunia. Dari festival tersebut, pengunjung akan disuguhkan dengan kearifan lokal masyarakat setempat maupun melihat ritus-ritus keagamaan.

   Salah satu festival yang cukup sering dinanti-nanti oleh para pelancong adalah festival kotor-kotoran yang diadakan oleh berbagai negara di dunia. Di tempat tersebut kamu merasakan sensai liburan yang tidak terlupakan mulai dari beredam lumpur, menaburkan bubuk penuh warna, hingga melempar tomat di setiap sudut kota. Kira-kira, negara mana saja ya yang punya festival unik seperti ini, lebih lengkapnya yuk intip festival kotor-kotoran di dunia ini yang tentunya membuat liburanmu tidak terlupakan.


glydapp.com

Selain drama dan Kpop nya yang mendunia, ternyata Korea Selatan juga memiliki sebuah festival yang unik. Boryeong Mud Festival merupakan festival lumpur dari Korea Selatan yang cukup terkenal dan banyak dikunjungi oleh wisatawan seluruh dunia. Dalam festival tersebut pengunjung bebas untuk ikut kotor-kotoran dan mandi di dalam lumpur sepertihalnya di kolam renang. Di sana akan tersedia tempat pemandian lumpur yang besar yang tentunya mengingatkan ketika masa kecil dulu.

Festival yang berada di Boryeong ini merupakan acara tahunan yang diadakan di musim panas. Tahun ini festival lumpur Boryeong akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli. Selain kotor-kotoran dalam lumpur, festival ini memiliki banyak acara lain. Pada pagi hari pengunjung dapat mandi di lumpur bersama lalu dilanjutkan dengan pijat lumpur hingga pada konser musik.

Untuk akses ke Boryeong Mud Festival juga tidak terlampau sulit, pengunjung yang berasal dari Kota Seoul dapat menggunakan bus ekspres di Seoul Central City Terminal. Sebelum pulang, pengunjung memiliki kesempatan untuk membeli berbagai produk lokal yang ada dalam pameran festival tersebut.

2. La Tomatina, Spanyol

cheria-travel.com

La Tomatina merupakan festival unik melempar tomat yang berada di kota Buñol, Valencia. Festival yang rutin dilakukan setiap tahun ini diadakan pada hari Rabu terakhir di bulan Agustus. Sejarahnya, Festival La Tomatina sudah ada sejak tahun 1945, dimana penduduk saling melemparkan tomat.

Pertarungan tomat akan dimulai dengan ada meriam air, setelah itu pengunjung dapat saling melempar tomat terhadap orang lain. Namun harus diperhatikan apabila berkunjung ke festival tahunan di Spanyol ini pengunjung dilarang untuk membawa benda keras yang dapat melukai orang lain ketika festival berlansung, karena acara ini diadakan sambil bersenang-senang.

Dalam Festival La Tomatina, para pengunjung bebas untuk mengambil foto selama acara berlansung, akan tetapi disarankan untuk menggunakan kamera anti air agar tidak mengalami kerusakan akibat terkena asam tomat. Bagi wisatawan yang tertarik dengan festival ini dharuskan memesan tiket dan akomodasi lebih awal karena pemerintah setempat membatasi jumlah pengunjung setiap tahunya. Hanya sekitar 20.000 orang saja yang dapat menikmati perperang tomat di kota yang berada di Spanyol bagian Timur ini.

3. Holi Festival, India

bbci.co.uk

Kotor namun indah, begitulah yang akan dirasakan ketika mengikuti Holi Festival di India. Festival yang dirayakan setiap tahun untuk menyambut musim semi ini diikuti oleh banyak orang, tidak hanya penduduk India asli akan tetapi juga pengunjung seluruh dunia. Akan tetapi dalam sejarahnya, Holi Festival awalnya dirayakan oleh perempuan yang menikah dan dijadakan moment untuk mendoakan keluarga mereka. Holi Festival atau juga disebut dengan Festival Warna juga melambangkan kemenangan atas kejahatan dari iblis yang bernama Holika.

Holi Festival biasanya akan dimulai pada malam hari dan akan berlansung sehari di bulan Februari maupun Maret. Di sana para pengunjung akan saling melemparkan bubuk warna yang indah atau mengusapnya di wajah. Selain itu para pengunjung akan menari di bawah siraman air sambil bersenang-senang.

4. Battle of The Oranges, Italia

agentika.com

Apabila penduduk Spanyol menggunakan tomat sebagai bahan pertempuran, maka Italia tidak ketinggalan dengan Festival Perperangan jeruknya. Setiap tahunya, festival ini menghabiskan lebih dari 500 ribu pon jeruk untuk dijadikan bahan perperangan. Pertempuran jeruk ini berada di Kota Iveria dan diikuti ribuan penduduk setempat.

Bagi kamu yang ingin menghadiri Battle of The Oranges Festival agaknya sedikit berhati-hati. Selain bersenang-senang, lemparan jeruk juga dapat membuat terluka. Biasanya banyak orang yang mendapat memar selama lemparan jeruk sedang berlansung. Akan tetapi, keseruan yang ditawarkan Italia Utara ini sayang untuk dilewatkan begitu saja. Selain menikmati festival Pertempuran jeruk, kamu juga dapat menikmati pemandangan Italia Utara yang indah nan eksotis.

5. Argungu Fishing Festival, Nigeria

kokolife.ng

Memancing memang menjadi sesuatu kegiatan yang sangat menyenangkan, akan tetapi bagaimana jika kegiatan memancing dilakukan oleh ribuan orang dalam satu tempat tertentu, begitulah yang terjadi di sebuah festival memancing dekat Benua Afrika ini. Argungu Fishing Festival yang diadakan di Nigeria ini sepertinya menarik dikunjungi. Di sana kamu dapat ikut serta berendam di dalam lumpur dan memancing dengan cara sederhana ala Afrika sambil bersenang-senang. Hebatnya lagi dalam festival memancing tersebut disediakan hadiah sekitar $ 8.000 sebagai imbalan apabila dapat memenangkan kontes dengan mendapatkan ikan paling besar.

Selain turut serta dalam memancing yang diadakan secara gratis, pengunjung juga dapat mengikuti banyak kegiatan lainya seperti berburu bebek liar, ikut serta dalam lomba menyelam, dan masih banyak lagi. Bagi yang tertarik untuk mengikuti festival yang sudah ada sejak 1934 ini dapat mengunjungi daerah Kebbi, salah satu negara bagian Nigeria.

6.  Bloco da Lama, Brazil

darkroom-cdn.s3.amazonaws.com

   Selain negara Korea Selatan yang memiliki festival unik penuh lumpur, ternyata negara yang berada di kawasan Amerika Latin ini juga tidak ingin ketinggalan. Bloco da Lama atau bisa juga disebut dengan “Blok Lumpur” merupakan salah satu festival terkenal yang berada di Kota Paraty, tepatnya di dekat pantai Jabaquara. Festival Bloco da Lama sudah ada di Brazil semenjak tahun 1986 dimulai dengan para pemuda yang melumuri badan mereka dengan lumpur untuk mencegah gigitan nyamuk.

Dalam festival yang dilakukan pada hari Sabtu tersebut, pengunjung dapat berenang dalam kolam lumpur dan saling melempar terhadap orang lain untuk bersenang-senang. Selain memiliki festival yang unik dan terkenal di dunia, di Paraty para pengunjung akan disuguhkan dengan kota tua dengan sejarah 500 tahun yang panjang. Selain berwisata lumpur, juga melihat banyak sejarah nih!
Bagaimana, tertarik untuk bermain kotor-kotoran di berbagai belahan dunia ?

Artikel ini pernah dimuat di IDN Times

Read more

Minggu, 06 Mei 2018

5 Museum Unik di Berbagai Belahan Dunia Ini Cocok Untuk Kamu yang Ingin Mempelajari Cuaca dan Lingkungan


1. The Klimahaus, Germany

de.fiylo.com

Jerman memang dikenal dengan negara yang memiliki teknologi maju. Selain itu tempat ini juga dikenal memiliki penduduk yang ramah lingkungan sehingga sangat memperdulikan permasalahan perubahan iklim. The Klimahaus atau biasa juga dikenal dengan nama Climate House Bremerhaven merupakan salah satu museum iklim terkeren yang ada di dunia. Museum iklim ini berada di Bremerhaven, sebuah kota yang terletak di Jerman bagian Utara.
Dari bentuknya, The Klimahaus menyerupai bangunan sebuah kapal yang modern. Di dalam museum tersebut berbentuk sangat atraktif. Para pengunjung akan dibawa untuk menjelajahi berbagai jenis iklim yang ada di dunia mulai dari kawasan kutub es yang dingin, hutan hujan tropis, hingga padang pasir Afrika yang gersang.

Tidak hanya berkeliling museum, di Klimahaus ini pengunjung juga bisa mendapatkan banyak informasi tentang iklim dan perubahanya. Tentunya informasi tersebut sangat bermanfaat dalam menambah wawasan pengunjung tentang iklim di dunia.

2. The Jokey Club of Climate Change, Hongkong 

hkjc.com


Apabila kamu ingin berkunjung ke negeri Tirai Bambu ini maka tidak ada salahnya berwisata sambil belajar. The Jokey Club of Climate Change merupakan salah satu museum perubahan iklim yang populer tidak hanya di Republik Cina, tetapi juga di seluruh dunia.

Museum ini menggunakan teknologi multimedia yang canggih sehingga dapat memudahkan pengunjung dalam memahami perubahan iklim di seluruh dunia. Selain itu pengunjung juga akan diajak untuk melihat pemandangan hijau Universitas Cina Hongkong, tempat di mana museum ini berada.

Banyak sekali kegiatan-kegiatan penghijauan yang bermanfaat dapat diambil dari Jokey Club of Climate Change ini. Bagi yang tertarik ke museum ini dapat berkunjung di hari kerja pada jam 09.30-17.00, kecuali hari Rabu dan hari libur mereka tutup.

3. Museum of Biosphere Environment, Amerika Serikat

i.ytimg.com

Museum Biosphere ini memiliki bentuk bangunan yang sangat indah dan berada di pusat kota Montreal. Dalam museum yang dirancang oleh Eric Gauthier ini pengunjung dapat mempelajari banyak hal tentang lingkungan alam dan kehidupan makhluk hidup. Di sana pengunjung akan diberi informasi tentang kebersihan air, udara, tanah hingga pada perubahan iklim yang terjadi di seluruh dunia.

Museum Biosphere dibuka untuk pengunjung dari pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Untuk tiket masuk para wisatawan yang ingin mendalami permasalahan biosphere ini berkisaran $15 untuk satu orang dewasanya.

4. The Atmosphere Galery, London Inggris

chrismullany.com

Apabila kamu mengunjungi The Atmosphere Galerry museum, banyak hal unik dan menarik yang dapat kamu lihat. Kelebihan dari The Atmosphere Galerry yang merupakan bagian dari Science Museum Group London ini adalah gratisnya tiket masuk. Meskipun begitu galeri ini memiliki teknologi-teknologi yang super canggih dalam menjelaskan fenomena-fenomena perubahan iklim yang ada di dunia.

Beberapa tempat menarik yang dapat dilihat seperti iklim kutub es yang sangat dingin, menjelajahi perubahan iklim dari masa kemasa, hingga pada perubahan iklim yang telah diprediksikan oleh ilmuan di masa depan. Jam buka untuk museum adalah mulai pukul 10.00-18.00 Waktu London setiap harinya. Sedangkan untuk hari libur biasanya dibuka lebih lama.

5. The Kitakyushu Environment Museum, Jepang

kitaqmeeting.jp

The Kitakyushu Environment Museum adalah musem yang terletak di tengah kawasan Higashida yang merupakan daerah lingkungan terbaik di Jepang. Kawasan yang berada di Kota Kitakyushu ini mengeluarkan gas karbondioksida (CO2) sekitar 30 % jauh lebih sedikit dibandingkan kota-kota lainya. Selian itu lingkungan yang asri dan bersih menambah kunggulan kota tersebut.

Untuk akses tempat pun, museum ini terbilang mudah dikunjungi. Wisatawan cukup berjalan kaki sekitar lima menit dari JR Stasiun World Space yang dapat ditembuh dengan kerata api. Museum lingkungan ini buka setiap hari kecuali hari Minggu dan liburan tahun baru. Hal paling menarik adalah pengunjung dapat memasuki museum ini tanpa membayar tiket masuk alias gratis, sangat cocok bagi wisatawan ber-budget rendah.

Siapa bilang jalan-jalan ke museum itu membosankan? Cobain aja yuk ke museum-museum di atas. Selain menambah wawasan kamu juga pasti akan mendapatkan kesan tersendiri setelah mengunjunginya.


Artikel ini pernah dimuat di halam IDN TIMES dengan judul 
"5 Museum Iklim dan Lingkungan Ini Seru Banget Buat Belajar Geografi"

Read more

Sabtu, 05 Mei 2018

Daftar 9 Tempat Wisata Paling Mengerikan di Dunia yang Asalnya dari Tempat Orang Meninggal

cdn.yukepo.com

Banyak alasan sebuah kawasan dikatagorikan sebagai tempat yang menyeramkan. Alasan tersebut bisa jadi karena sejarahnya, penampakan-penampakan, maupun desas-desus yang beredar di masyarakat.

Kumpulan mayat manusia juga menjadi salah satu hal yang diidentikan dengan tempat yang menyeramkan ini. Seperti pemakaman yang terlihat sepi dan sebisa mungkin dihindari misalnya.

Akan tetapi dengan adanya fakta historis maupun budaya sepertinya mampu menjadikan suatu tempat yang awalnya terlihat menyeramkan dan sepi menjadi ramai. Keinginan tahu tentang sejarah masa lampau dan budaya tersebutlah mendorong manusia agar berdatangan ke tempat tumpukan manusia mati sehingga menjadi obyek wisata tersendiri.

Apabila kamu juga memiliki ketertarikan untuk menyusuri sejarah dan budaya beberapa tempat ini, maka inilah beberapa tempat tumpukan manusia yang sudah mati namun ramai dikunjungi
pinterest.com

1. Museo De Las Momias, Meksiko

Pada mulanya, tempat ini bukanlah sebuah museum melaiankan area pemakaman biasa. Dimulai pada tahun 1865 pembongkaran makam terjadi daerah Gunajuato.
Tubuh-tubuh yang ada tidak hancur begitu saja, akan tetapi berubah menjadi mumi kering. Hal ini terjadi karena kondisi tanah yang kering dan udara yang panas sehingga tidak mengalami pembusukan yang bearti.

Barulah sekitar tahun tahun 1970-an tempat tersebut mulai dilirik dan dijadikan tempat syuting film horor Meksiko. Hal yang unik dari mumi yang ada disana ialah mumi terkecil dan mumi perempuan hamil. Tahun 2007, museum mumi tersebut dibenahi dan dijadikan museum yang layak dikunjungi.

Di depan museum, pengunjung dapat membeli aneka pernak pernik mumi yang khas untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.
slate.com

2. Kuburan bawah tanah Capuchin, Palermo, Italia

Salah satu tempat yang mengerikan berikutnya yaitu pemakaman sekitar 8.000 mumi di Sisilia, Italia. Mumi yang ada disini diawetkan dengan cara menggunakan balsem seperti yang diakukan pada mumi umumnya.
Kebanyakan para mumi yang digantung dekat dinding biara Capuchin ialah mereka yang memiliki kekayaan ataupun kedudukan yang terhormat seperti para pendeta. Hal tersebut karena pemakaman jasad di biara ini terawat dengan baik dan telah menjadi status sosial di masanya.

Bagi yang ingin berkunjung ke tempat ini dapat melakukanya mulai pukul sembilan pagi hingga enam sore. Hal yang harus diperhatikan bahwa tempat ini memiliki sisi relegius yang tinggi. Kita dilarang meninggikan suara, mengambil foto, maupun menyentuh para mumi yang tergantung di museum.
atlasobscura.com

3. Pemakaman tua Yahudi, Praha

Pemakaman Yahudi tertua di Praha sudah ada semenjak abad ke-15. Hanya saja Old Jewish Cemetery yang kita kenal saat inilah yang mampu bertahan hingga sekarang. Pemakaman tahun 1439-1787 ini menjadi salah satu tempat yang banyak mengilhami karya seni dan sastra.

Tempat tersebut menampung sekitar 100.000 jenazah dengan 12.000 batu nisan. Penguburan mayat dilakukan secara bertumpuk-tumbuh sehingga apabila kita perhatikan akan terkesan sangat rapat.

Jika kamu berkunjung di kawasan pemakaman tersebut, kamu dapat meluangkan waktu untuk melihat doa-doa yang tertulis di kertas dekat pemakaman. Kertas-kertas tersebut telah menjadi simbol penghargaan dan belasungkawa terhadap orang Yahudi Eropa Timur dari kekejaman Nazi.
liputan6.com

4. Museum Mutter, Pennsylvania

Tempat tumpukan mayat manusia selanjutnya yang ramai dikunjungi adalah Museum Mutter yang berada di Amerika Serikat. Bagian yang paling terkenal dari museum ini tentu saja dengan adanya potongan otak Albert Einstein yang dikenal sebagai fisikawan paling jenius.

Selain otak Einsten juga terdapat kerangka kembar siam, serta banyak bagian-bagian tubuh yang mengerikan. Oleh karenanya apabila tidak terbiasa, boleh jadi koleksi-koleksi Mutter Museum ini akan membuat perutmu mual.

Apabila kamu ingin ketempat itu, maka tidak ada salahnya menyiapkan mental terlebih dahulu agar tidak memalukan diri sendiri karena muntah.
japantimes.co.jp

5. Akogihara, Jepang

Akogihara terkenal d dunia sebagai tempat bunuh diri. Setiap tahunya bahkan terdapat puluhan mayat yang terlihat di kawasan hutan teresebut. Saking banyaknya orang yang melakukan bunuh diri, maka pemerintah setempat sampai menuliskan sebuah plang dengan judul “Hidupmu adalah hadiah yang tak ternilai dari orangtuamu”.

Ahli spiritual di tempat tersebut percaya bahwa arwah yang meninggal masuk ke dalam pohon-pohon dihutan dan menyesatkan manusia yang masuk kawasan menyeramkan tersebut. Selain itu banyak juga kejadian-kejadian aneh yang biasa muncul di kawasan hutan yang membuat takut warga sekitar.

Perlu kiat ketahui bahw aterdapat beberapa alasan orang untuk pergi ke hutan Akoghara yang menyeramkan ini. Pertama adalah mereka yang hanya sekadar menikmati keindahann hutan yang indah, kedua adalah orang-orang yang ingin menguji nyali dan terakhir ialah mereka yang ingin bunuh diri.

Jangan sampai kamu menjadi bagian yang nomor tiga ya?
katakombe.org

6. Katakombe, Prancis

Katolik memengaruhi sebagian besar Eropa salah satunya adalah Prancis. Model penguburan katolik tidak dilakukan dengan pembakaran namun dikubur. Saat itu banyak mayat yang dikuburkan di bawah-bawah gereja, tetapi karena permasalahan kota yang semakin padat dan sanitasi air minum, maka kemudian tulang-tulang dipindahkan di Katakombee.

Apabila kamu masuk ke tempat tersebut akan terlihat sekitar enam juta tulang manusia yang disusun secara rapi. Waktu berkunjung yang ditetapkan adalah mulai pukul 9 pagi hingga sepuluh malam.
ikons.id

7. Kapel tulang, Portugal

Situs di Portugal ini digali dari kuburan pada abad ke-16 dan menjadi rumah peristirahatan ratusan jenazah. Kapel tulang sangat terkenal di kalangn wisatawan dan menjadi salah satu monumen paling terkenal di Évora, Portugal.

Ketika kamu masuk maka bersiaplah untuk merinding dengan susunan tulang yang menghiasi kapel yang juga dikenal dengan nama capela dos ossos ini.
en.wikipedia.org

8. Kabayan Mummy Burial Cave, Filipina

Sesuai dengan namanya, Kabayan Mummy Burial Cave situs ini berada di dalam gua yang oleh ilmuan dianggap sebagai bagian dari peninggalan suku Ibaloi yang pernah menempati Filipina pada abad ke-12. Ketika mendatangi tempat tersebut maka kamu akan melihat mummy yang tanpak duduk dan telah dikeringkan.

Duh, serem banget ya!
youtube.com

9. Khamer Rouge Killing Fields, Kamboja

Kuburan korban Genosida Khmer Merah ini diadakan untuk mengenang lebih dari dua juta korban pembantaian Khmer Merah yang dianggap sebagai kejahatan manusia yang sangat sadis. Kawasan ini terdiri dari 20.000 kuburan masal yang memuat jutaan manusia. Tempat ini akan membawamu pada masa pembantaian sadis yang tentunya sangat mengerikan.

Itulah tempat dengan tumpukan manusia yang banyak dikunjungi orang, apakah kamu juga tertarik mengunjunginya? 

Tulisan ini pernah di muat dalam IDN TIMES sebelumnya
Read more

Sabtu, 11 Maret 2017

PENULIS INI SIAPA?

 Where There is Will There is Way
 Author is Died, But Writing is eternal!




Penulis merupakan pecinta travel
Untuk berkomunikasi lebih lanjut atau sekedar berteman silakan hubungi anserajailani@gmail.com
Read more