Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asia. Tampilkan semua postingan

Kamis, 25 Oktober 2018

Goryeo Azalea : Festival Unik dan Menarik yang dapat Dijumpai di Korea Selatan



Siapa sih yang tidak tahu dengan Negara Korea, Selain terkenal dengan dramanya yang memiliki banyak peminat di seluruh dunia, pemandangan alam yang ada di negeri ginseng ini juga menakjubkan. Di negara yang berada di Semenanjung Korea ini memang terkenal dengan pemandangan alam yang luar biasa mempesona. Sebut saja pemandangan kota-kota metropolitanya yang terlihat memukau ketika malam hari, maupun pulau-pulau Korea Selatan yang indah.

koreandramaland.com

 Selain dianugerahi dengan pemandangan yang menakjubkan, Korea juga dikenal dengan tradisi-tradisi unik yang tiada duanya. Beberapa hal unik yang dapat kita jumpai di negara ini diantaranya adalah Boryeong Mud Festival, yang menjadi salah satu festival unik di dunia. Festival yang diadakan selama dua minggu pada bulan Juli ini memang unik banget. Bahkan sudah terkenal di seluruh dunia. Setiap tahunya, banyak orang yang datang untuk menikmati fesital kotor-kotoran penuh lumpur ini.

  Selain itu, di Korea Selatan para traveller juga akan menjumpai makanan unik yang wajib dicoba seperti Nakji. Makanan yang berupa gurita hidup lalu dipotong-potong dan masih bergerak-gerak. Meskipun kelihatan menjijikkan, akan tetapi makanan itu memang sangat populer bagi Orang Korea maupun wisata asing. Untuk menambah rasa makanan tersebut biasanya ditambahkan lagi dengan biji wijen.

  Nah, jika para traveller muda ingin festival yang lebih romantis seperti drama-drama yang terkenal di Korea itu, maka Goryeo Azale adalah jawabanya. Festival tersebut diadakan pada bulan April di Gunung Goryeosan yang merupakan salah satu tempat wisata populer di Korea. Gunung yang indah ini dapat wisatawan jumpai di Pulau Ganghwado. Gunung Goryeosan tersebut berada di tengah pulau dan memiliki ketinggian 436 M. Dari gunung tersebut, wisatawan dapat melihat pemandangan yang begitu memukau, termasuk bunga sakura Yeoido.

  Azalea sendiri merupakan sejenis bungan hias yang cukup populer di dunia. Bunga tersebut dapat tumbuh di wilayah yang beriklim sedang dan berkembang pada awal musim panas. Ketika musim mekarnya, bunga tersebut terlihat begitu indah sehingga akan memanjakan mata bagi pengunjung yang melihatnya. Belum lagi bunga Azalea yang tumbuh di Korea tersebut dilatar belakangi Pulau Ganghwado yang memang telah menakjubkan.

  Untuk mencapai tempat wisata ini, para pengunjung tidak perlu khawatir tersesat. Akses ke pulau tersebut terbilang cukup gampang. Apabila pengunjung yang datang berasal dari ibukota Korea Selatan, Seoul, maka cukup menggunakan kereta bawah tanah ke Hongdae. Di sana pengunjung dapat meneruskan perjalanan dengan menggunakan bus menuju ke Ganghwa. Nah, ketika sampai di terminal tersebut maka jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan brosur tentang informasi festival yang akan berlansung.

Festival Bunga di Seoul

digitaloceanspaces.com

  Jika menurutmu festival bunga yang berada di Pulau Ganghwado ini terasa cukup jauh, maka tidak ada salahnya untuk menikmati keindahan bunga lain di pinggiran kota Seoul. Yup, benar sekali festival yang serupa tapi tak sama dapat wisatawan temui di ibu kota Korea Selatan ini. Namanya adalah Seoul-Rosen-Festival. Festival bungan mawar ini diadakan pada pertengahan hingga akhir Bulan Mei di berbagai titik, diantaranya yaitu Taman Olahraga Junghwa, Taman Umum Surim, dan juga di Taman Mawar Aliran Sungai Mokdongcheon.

  Festival yang dihiasi dengan mawar-mawar bermekaran berbagai warna ini memiliki panjang hingga 5,15 km. Dari tempat tersebut, pengunjung dapat mengambil foto yang menarik selama festival. Selain itu, pada malam harinya pengunjung kembali disuguhkan dengan acara kembang api. Di tempat tersebut juga disediakan spot-spot bunga mawar yang dihiasi dengan efek pencahayaan pada malam hari sehingga menambah kemeriahan festival.

Keindahan Lotus di Korea Selatan

thesoulofseoul.net

  Pada bulan Juli, maka saatnya bunga teratai (lotus) yang bermekaran. Bunga yang di beberapa daerah Indonesia juga dikenal dengan bunga seroja ini memang sangat indah. Kelopak bunganya yang bermekaran di tepi kali atau danau membuatnya memiliki keunikan tersendiri. Terlebih pula dengan daun-daunya yang lebar dan mengapung di atas air.

Festival Bunga Sakura di Jeju

ksmtour.com

  Jika ingin ke tempat yang lumayan jauh dari perkotaan, maka festival bunga sakura di Jeju adalah pilihanya. Pada festival yang diadakan setiap akhir Maret hingga awal Apri ini, pengunjung akan disuguhkan dengan pemandangan bunga sakura yang memikat. Selain itu, Pulau Jeju yang berada di Korea Selatan selama ini memang terkenal sebagai tempat wisata yang banyak didatangi wisatawan dunia.

  Pulau Jeju atau dalam Bahasa Korea dikenal dengan nama Jeju-do (제주특별자치도), merupakan pulau yang berada di Selat Korea. Pulau yang memiliki pemandangan alam memikat ini merupakan bagian dari Pulau Vulkanis yang terbentuk kira-kira 2 juta tahun yang lalu. Di Pulau Jeju juga terdapat Gunung Halla yang memiliki ketinggian 1.950 mdpl sehingga menjadi Gunung Tertinggi di Korea Selatan.

  Dalam keseharianya, masyarakat Jeju sangat dekat dengan kehidupan laut. Kebanyakan masyarakat asli pulau tersebut bekerja sebagai nelayan. Tidak mengherankan memang apabila Pulau yang memiliki penduduk sekitar 560.000 jiwa ini memiliki philosofi kehidupan yang sangat erat hubunganya dengan laut. Sebagaimana ungkapan yang familiar di daerah tersebut.

Kebahagiaan itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang

Hanami : Menikmati Bunga Sakura di Jepang 

res.klook.com

  Selain di Korea Selatan, festival bunga yang serupa juga dapat dijumpai di Jepang. Negara yang memang menjadi tetanggaan dari Korea Selatan ini juga memiliki budaya yang unik, sebagaimana Korea Selatan. Bahkan Negara Jepang sendiri dikenal dengan sebutan sebagai Negara Sakura, saking terkenalnya dengan bunga tersebut. Memang bunga sakura sendiri telah menjadi bunga nasional bagi negara yang juga disebut sebagai negeri matahari terbit ini. Selain bunga sakura, bunga seruni juga menjadi bagian dari bunga nasional Negara Jepang.

  Bunga sakura (, ) merupakan bunga yang termasuk dalam familia Rosaceae dan masih memiliki hubungan dekat dengan pohon aprikot, prem, maupun presik. Ciri khas dari bunga sakura ini adalah ia memiliki bunga yang terlebih dahulu mekar dari daunya. Sehingga kelopak-kelopak bunga yang keluar dari ranting pohon tersebut terlihat indah ketika dilihat.

  Orang-orang Jepang memiliki kebiasaan untuk menikmati bunga Sakura yang mekar di Bulan April ini. Bahkan kebiasaan tersebut memiliki namanya sendiri, yaitu hanami. Asosiasi Bunga Sakura Jepang mengeluarkan 100 tempat terbaik untuk berhanami ria pada tahun 1990. Semua tempat yang dipilih memang menjadi kawasan wisata yang ramai dikunjungi hingga saat ini seperti Taman Ueno (Tokyo), Taman Istana Osaka (Osaka), Taman Sukugawa (Nishinomiya), dan berbagai tempat lainya.

res.klook.com

Taman bunga sakura di Jepang memang sudah ada sangat lama. Seperti Taman Ueno yang berada di Tokyo minalnya. Taman ini sudah digemari oleh masyarakat Jepang untuk bersantai semenjak abad ke-16. Dalam taman tersebut terdapat paling tidak 1.200 pohon sakura yang dapat dikunjungi mulai pukul 05.00-23.00 waktu setempat. Selain dilengkapi dengan taman yang nyaman dan bersih, taman yang memiliki luas 5.300 meter persegi ini juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas lainya seperti Museum Nasional tokyo, Kebun Binatang Ueno, Universitas Seni Tokyo, Tokyo Festival Hall, Ueno Tōshō-gū (kuil Shinto), dan lain-lain.

Bagaimana, tertarik untuk menikmati keindahan bunga yang terdapat di dua negara kawasan Asia Timur ini ?

Read more

Kamis, 06 September 2018

Keindahan Korea : 8 Pulau Paling Indah di Negeri Ginseng yang Memanjakan Mata


Korea Selatan merupakan negara yang terkenal dengan drama dan Kpop sehingga memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia. Banyak para fans yang ingin ke Korea untuk bertemu idola maupun hanya menyaksikan penampilan idola yang dikagumi. Meskipun begitu, ketika kamu telah datang ke Korea Selatan, maka tidak ada salahnya untuk sekalian melihat pemandangan alam Korea yang mempesona.

Banyak tempat di Korea yang memiliki pemandangan indah dan cocok untuk dijadikan spot foto selama liburan. Salah satu tempat yang terbaik untuk melihat pemandangan alam yang indah di Korea Selatan adalah dengan mengunjungi pulau-pulau yang ada di sana. Banyak sekali pulau keren yang tentunya mampu membuatmu takjub dan menjadikan perjalananpu tidak terlupakan. Lebih lengkapnya, yuk intip 8 pulau di Korea Selatan yang memiliki pemandangan yang indah ini.

1. Udo

klook.com

Pulau Udo sesuai namanya memiliki bentuk sapi yang berbaring ini memiliki luas sekitar 6.18 k dan beriklim subtropis. Pulau yang berada di kawasan Jeju ini memang terkenal dengan pemandangan alam yang mempesona sehingga wajib dikunjungi ketika berada di Korea Selatan.
Tidak hanya menawarkan pemandangan laut biru yang memanjakan mata, di sini pengunjung juga dapat menyaksikan keindahan bunga yang tumbuh di sekitar pulau. Selain itu wisatawan juga akan dimanjakan dengan dinding bebatuan yang menghadap laut lepas serta melihat penyelam perempuan tradisional Korea.

Dengan biaya sekitar 8.500 kamu sudah dapat menikmati pulau yang indah ini. Uniknya lagi, di Pulau Udo kamu dapat menyewa sepeda maupun mobil agar lebih mudah untuk berkeliling ke seluruh sudut pulau.

2. Seonjaedo



picbear.online

Pulau Seonjaedo diyakini merupakan bagian dari pulau purba yang ada di Incheon dan sudah ada semenjak era Neolitikum. Sebelum diberi nama Pulau Seonjaedo seperti yang dikenal saat ini, pada dinasti awal Korea pulau ini bernama Suwudo. Meskipun memiliki bentuk yang mungil, namun Pulau Seonjaedo menjadi salah satu pulau yang terkenal di Korea, terlebih lagi pemandangan pasirnya ketika air surut.

Uniknya lagi pulau ini seperti sebuah jembatan untuk menghubungkan dua buah pulau lainya yaitu Pulau Daebudo dan Yeongheungdo. Oleh karenanya kamu dapat berkunjung ke pulau indah ini sambil singgah ke dua pulau lainya. Untuk akses ke pulau tersebut pun tidak terlalu sulit karena di Incheon, tempat pulau ini berada merupakan kota bandara yang terkenal di Korea Selatan.

3. Sinuido

kbsworld.kbs.co.kr

Sinuido atau disebut juga dengan Sinui Island merupakan salah satu pulau yang berada di ujung semenanjung Korea. Pulau ini populer karena menjadi salah satu tempat syuting sebuah program travel korea pada tahun 2008. Di Pulau ini, dari pinggiran pulau kamu dapat menyaksikan keindahan sunset bewarna jingga keemasan ketika matahari sedang tenggelam.
Tidak hanya menawarkan keindahan alam yang indah, di pulau ini kamu dapat melihat para petani garam di Korea Selatan. Hingga kini, Sinuido dikenal sebagai kawasan penghasil garam laut terbesar di Korea Selatan.

4. Ganghwado

pinterest.ph

Pulau Ganghwa merupakan pulau yang terkenal di Korea Selatan dan berada tepat di muara sungai Han yang mengaliri semenanjung Korea. Pulau yang memiliki keunikan dengan batu bersusun ini terbilang mudah untuk dikunjungi karena berada di dekat kota Seoul yang menjadi Ibukota Korea Selatan.

Pulau ini merupakan bagian dari Incheon dan memiliki luas sekitar 302,4 km2 dengan populasi lebih dari 60.000 jiwa. Setiap tahunya banyak diadakan festival yang menarik sehingga akan menambah berkesan liburanmu ketika berada di Korea. Salah satu festival yang mungkin dapat kamu ikuti ketika berlibur ke Pulau Ganghwa adalah Goryeo Azalea yaitu festival kue beras yang dicampur dengan kelopak bunga. Selain itu, pada festival tahunan yang diadakan di bulan April ini, pengunjung juga dapat melihat pameran foto yang diselenggarakan oleh panitia festifal.

Bagi kamu yang memiliki ketertarikan terhadap budaya, maka tidak ada salahnya untuk mencoba pergi ke kawasan Gunung Mani. Di tempat ini merupakan gunung yang paling tinggi di Ganghwado dan sering diadakan acara dan ritual untuk para leluhur.

5. Nami Island

gavaholiday.com

Bagi kamu yang menyukai drama-drama romantis Korea, maka Nami Island adalah salah satu tempat yang wajib di kunjungi. Pulau Nami memang terkenal sebagai tempat syuting yang populer untuk drama romantis. Di pulau ini, wisatawan akan disuguhkan dengan pemandangan yang indah nan eksotis. Pada musim dingin wisatawan akan melihat susunan pepohonan yang diselimuti salju sedangkan pada musim gugur daun-daun akan berjatuhan hingga membuat kuning jalanan yang kamu lewati. Semuanya terlihat indah dan bewarna sesuai musimnya.

Sebenarnya Pulau yang berada tidak jauh dari Seoul ini bukanlah pulau alami melainkan pulau buatan. Pulau Nami dibuat dengan tujuang pembangunan sebuah bendungan. Untuk berada di pulau yang sangat romantis ini sangat mudah. Kamu dapat berangkat dari Yongsan Station Seoul menuju Gapyeong Station yang berada di dekat Nami Island. Selain melalui jalur darat, kamu yang ingin melihat keindahan Seoul dari perairan dapat mencoba menggunakan Fery lansung menju Nami Island.

Untuk memasuki pulau pengunjung membayar biaya sekitar 10.000 won. Di pulau tersebut ada penyewaan sepeda yang dapat digunakan untuk berkeliling mengitari pemandangan pohon yang indah. Belum puas dengan melihat-lihat, maka tidak ada salahnya berkunjung ke café-café yang banyak menyediakan makanan tradisional khas Korea.

6. Hongdo


wikimedia.org

Hongdo merupakan salah satu pulau yang memiliki pemandangan menakjubkan di Korea Selatan. Pulau dengan luas 6,47 km2 ini berada di Provinsi Jeolla Selatan, tepat di Laut Kuning. Pulau ini disebut dengan Pulau Hongdo yang artinya “Pulau Merah” karena ketika matahari terbenam maka pulau tersebut akan terlihat kemerahan karena sunset yang sangat indah.

Hongdo memang menjadi salah satu tujuan wisata Korea Selatan, tidak mengherankan semenjak tahun 1981 pemerintah Korea Selatan menetapkan pulau yang memiliki tebing-tebing terjal ini menjadi bagian dari cagar alam Dadohae Marine agar selalu asri dan terawat. Sehingga apabila berkunjung ke pulau ini, wisatawan tidak diizinkan untuk menjelajah sembarang tempat kecuali kawasan wisata yang telah ditetapkan. Kendatipun begitu, keindahan alam yang ditawarkan tentunya tidak akan membuatmu kecewa. Kamu tetap dapat menyaksikan Hongdo yang mempesona dengan laut biru dan pohon-pohon kastanye yang indah.

7. Cheongsando

wowkorea-supporters.blogspot.com

Pulau yang terletak sekitar 19 km dari Wando ini memang dikenal memiliki pemandangan yang indah mempesona. Memiliki kawasan berbukit dengan tumbuhan bunga yang indah akan memanjakan mata wisatawan untuk mengambil foto daratan kecil yang berdekatan dengan pulau-pulau lainya. Tempat ini semenjak lama memang telah dirancang oleh pemerintah Korea Selatan menjadi kawasan wisata alam salah satunya dengan menjadikan Cheongsando sebagai bagian dari taman nasional Marine Archipelago.

Untuk datang ke pulau indah ini pengunjung bisa menggunakan Bus dari Seoul ke arah Wando. Setibanya di Terminal Bus Wando, maka pengunjung dapat meneruskan perjalanan menggunakan fery yang banyak tersedia di pelabuhan untuk mengangkut wisatawan. Apabila telah sampai di pulau ini maka kamu tidak hanya disuguhkan dengan pemandangan biru laut dan perbukitan yang mempesona, akan tetapi kamu juga menyaksikan keseharian nelayan yang sedang menangkap ikan.

8. Gapado

wikimedia.org

Gapado merupakan pulau yang berada di dekat Jeju dan tidak jauh dari Moseulpo Airport sehingga mudah untuk dikunjungi. Pulau yang terkenal dengan pemandangan hijau dan laut biru jernih ini memiliki festival Barley Gapado yang terkenal. Di pulau ini wisatawan juga dapat singgah di café-café yang tersebar di pulau dan menikmati makanan laut maupun mie kacang hitam (Jajangmyeon) yang lezat.

Pengunjung yang ingin menikmati keindahan Pulau Gapado dapat menggunakan kapal feri dari pelabuhan. Biaya untuk satu penumpang biasanya sekitar 5.700 won untuk turis asing, sedangkan 5.000 won bagi penduduk asli Jeju.



Read more

Selasa, 04 September 2018

6 Film Bertemakan Sejarah Berbagai Negara Ini akan Membantumu Memahami Asia Tenggara



ff.hrw.org

Film selain bisa digunakan sebagai sarana hiburan juga dapat dimanfaatkan untuk mengedukasi penonton. Salah satu caranya ialah dengan menampilkan sejarah-sejarah bangsa agar tidak dilupakan oleh generasi-generasi berikutnya. Bagaimanapun film yang menceritakan perjuangan bangsa akan menambah rasa nasionalisme para penonton. Berikut ini 6 daftar film yang dapat kamu jadikan referensi untuk belajar sejarah, khususnya Asia Tenggara.

1. Indonesia – Guru Bangsa : Tjokrominoto

youtube.com

Film ini deperankan oleh pemain film terkenal Indonesia Seperti Reza Rahardian, Cristine Hakim, Didi Petet, dan sederetan artis papan atas lainya. Film yang mengangkat salah satu tokoh Serikat Islam (SI) ini disutradari oleh Garin Nugraho. Film tersebut berfokus pada bagaimana perjuangan Cokrominoto dalam memajukan bangsa melalui organisasi pemuda.

2. Malaysia – 1957 : Hati Malaya

mubi.com

1957 : Hati Malaya dirilis pada tahun 25 Oktober Tahun 2007 dan menjadi salah satu film terbaik yang menceritakan sejarah berdirinya Negara Malaysia. Film 1957 : Hati Malaya mengkisahkan tentang berdirinya partai UMNO yang menuntut untuk kemerdekaan Negara Malaysia dari Bbritish. Scene yang mengharukan terjadi ketika Tunku Abdul Rahman yang tidak lagi punya dana untuk bernegosiasi dengan Inggris di London. Namun semangat persaudaraan membuat rakyat mengumpulkan dana sukarela agar Tunku Abdul Rahman dapat berangkat ke London untuk menuntut kemerdekaan Malaysia.

3. Kamboja - The Missing Picture

guim.co.uk

Film Sejarah The Missing Ficture mengambil latar sejarah kekejaman Khmer Merah di Kamboja. Rithy Panh merupakan sutradara sekaligus penulis naskah film bersama Cristhope Bataille. Sebagai bagian dari film dokumenter, The Missing Ficture mengkombinasikan antara berita asli dan cerita yang dibuat dengan menggunakan elemen tanah liat.

4. Thailand - Legend of King Naresuan

youtube.com

Film ini menceritakan tentang perebutan kekuasaan oleh dua kerajaan yaitu Sukhotai dan Birma. Film ini memiliki lima seri, dan seri paling utama rilis pada 18 Januari 2005.


5. Filiphina - A Lullaby to the Sorrowful Mystery

filmpressplus.com

Film ini merupakan film yang memiliki latar abad ke-19, dimana pada masa tersebut pergerakan-pergerakan pemikaran gencar terjadi di Filiphina. Durasi film yang mencapai 480 menit membuat film ini menjadi sangat panjang dan lama untuk di tonton.  A Lullaby to the Sorrowful Mystery ditulis ole Lav Diaz yang sekaligus menjadi sutradara.

Read more

Unik, 6 Festival Kotor-kotoran di Dunia Ini Sangat Terkenal dan Cocok Kamu Jadikan Tempat Berlibur



rememberforeverphotography.com

   Berwisata ke luar negeri akan memberi pengalaman dan pengetahuan baru yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Liburan tersebut terasa akan lebih berkesan lagi apabila diisi dengan kegiatan-kegiatan khas yang ada di negara tujuan wisata. Salah satu kegiatan yang cukup menarik untuk dilakukan adalah dengan menghadiri berbagai festival di dunia. Dari festival tersebut, pengunjung akan disuguhkan dengan kearifan lokal masyarakat setempat maupun melihat ritus-ritus keagamaan.

   Salah satu festival yang cukup sering dinanti-nanti oleh para pelancong adalah festival kotor-kotoran yang diadakan oleh berbagai negara di dunia. Di tempat tersebut kamu merasakan sensai liburan yang tidak terlupakan mulai dari beredam lumpur, menaburkan bubuk penuh warna, hingga melempar tomat di setiap sudut kota. Kira-kira, negara mana saja ya yang punya festival unik seperti ini, lebih lengkapnya yuk intip festival kotor-kotoran di dunia ini yang tentunya membuat liburanmu tidak terlupakan.


glydapp.com

Selain drama dan Kpop nya yang mendunia, ternyata Korea Selatan juga memiliki sebuah festival yang unik. Boryeong Mud Festival merupakan festival lumpur dari Korea Selatan yang cukup terkenal dan banyak dikunjungi oleh wisatawan seluruh dunia. Dalam festival tersebut pengunjung bebas untuk ikut kotor-kotoran dan mandi di dalam lumpur sepertihalnya di kolam renang. Di sana akan tersedia tempat pemandian lumpur yang besar yang tentunya mengingatkan ketika masa kecil dulu.

Festival yang berada di Boryeong ini merupakan acara tahunan yang diadakan di musim panas. Tahun ini festival lumpur Boryeong akan dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli. Selain kotor-kotoran dalam lumpur, festival ini memiliki banyak acara lain. Pada pagi hari pengunjung dapat mandi di lumpur bersama lalu dilanjutkan dengan pijat lumpur hingga pada konser musik.

Untuk akses ke Boryeong Mud Festival juga tidak terlampau sulit, pengunjung yang berasal dari Kota Seoul dapat menggunakan bus ekspres di Seoul Central City Terminal. Sebelum pulang, pengunjung memiliki kesempatan untuk membeli berbagai produk lokal yang ada dalam pameran festival tersebut.

2. La Tomatina, Spanyol

cheria-travel.com

La Tomatina merupakan festival unik melempar tomat yang berada di kota Buñol, Valencia. Festival yang rutin dilakukan setiap tahun ini diadakan pada hari Rabu terakhir di bulan Agustus. Sejarahnya, Festival La Tomatina sudah ada sejak tahun 1945, dimana penduduk saling melemparkan tomat.

Pertarungan tomat akan dimulai dengan ada meriam air, setelah itu pengunjung dapat saling melempar tomat terhadap orang lain. Namun harus diperhatikan apabila berkunjung ke festival tahunan di Spanyol ini pengunjung dilarang untuk membawa benda keras yang dapat melukai orang lain ketika festival berlansung, karena acara ini diadakan sambil bersenang-senang.

Dalam Festival La Tomatina, para pengunjung bebas untuk mengambil foto selama acara berlansung, akan tetapi disarankan untuk menggunakan kamera anti air agar tidak mengalami kerusakan akibat terkena asam tomat. Bagi wisatawan yang tertarik dengan festival ini dharuskan memesan tiket dan akomodasi lebih awal karena pemerintah setempat membatasi jumlah pengunjung setiap tahunya. Hanya sekitar 20.000 orang saja yang dapat menikmati perperang tomat di kota yang berada di Spanyol bagian Timur ini.

3. Holi Festival, India

bbci.co.uk

Kotor namun indah, begitulah yang akan dirasakan ketika mengikuti Holi Festival di India. Festival yang dirayakan setiap tahun untuk menyambut musim semi ini diikuti oleh banyak orang, tidak hanya penduduk India asli akan tetapi juga pengunjung seluruh dunia. Akan tetapi dalam sejarahnya, Holi Festival awalnya dirayakan oleh perempuan yang menikah dan dijadakan moment untuk mendoakan keluarga mereka. Holi Festival atau juga disebut dengan Festival Warna juga melambangkan kemenangan atas kejahatan dari iblis yang bernama Holika.

Holi Festival biasanya akan dimulai pada malam hari dan akan berlansung sehari di bulan Februari maupun Maret. Di sana para pengunjung akan saling melemparkan bubuk warna yang indah atau mengusapnya di wajah. Selain itu para pengunjung akan menari di bawah siraman air sambil bersenang-senang.

4. Battle of The Oranges, Italia

agentika.com

Apabila penduduk Spanyol menggunakan tomat sebagai bahan pertempuran, maka Italia tidak ketinggalan dengan Festival Perperangan jeruknya. Setiap tahunya, festival ini menghabiskan lebih dari 500 ribu pon jeruk untuk dijadikan bahan perperangan. Pertempuran jeruk ini berada di Kota Iveria dan diikuti ribuan penduduk setempat.

Bagi kamu yang ingin menghadiri Battle of The Oranges Festival agaknya sedikit berhati-hati. Selain bersenang-senang, lemparan jeruk juga dapat membuat terluka. Biasanya banyak orang yang mendapat memar selama lemparan jeruk sedang berlansung. Akan tetapi, keseruan yang ditawarkan Italia Utara ini sayang untuk dilewatkan begitu saja. Selain menikmati festival Pertempuran jeruk, kamu juga dapat menikmati pemandangan Italia Utara yang indah nan eksotis.

5. Argungu Fishing Festival, Nigeria

kokolife.ng

Memancing memang menjadi sesuatu kegiatan yang sangat menyenangkan, akan tetapi bagaimana jika kegiatan memancing dilakukan oleh ribuan orang dalam satu tempat tertentu, begitulah yang terjadi di sebuah festival memancing dekat Benua Afrika ini. Argungu Fishing Festival yang diadakan di Nigeria ini sepertinya menarik dikunjungi. Di sana kamu dapat ikut serta berendam di dalam lumpur dan memancing dengan cara sederhana ala Afrika sambil bersenang-senang. Hebatnya lagi dalam festival memancing tersebut disediakan hadiah sekitar $ 8.000 sebagai imbalan apabila dapat memenangkan kontes dengan mendapatkan ikan paling besar.

Selain turut serta dalam memancing yang diadakan secara gratis, pengunjung juga dapat mengikuti banyak kegiatan lainya seperti berburu bebek liar, ikut serta dalam lomba menyelam, dan masih banyak lagi. Bagi yang tertarik untuk mengikuti festival yang sudah ada sejak 1934 ini dapat mengunjungi daerah Kebbi, salah satu negara bagian Nigeria.

6.  Bloco da Lama, Brazil

darkroom-cdn.s3.amazonaws.com

   Selain negara Korea Selatan yang memiliki festival unik penuh lumpur, ternyata negara yang berada di kawasan Amerika Latin ini juga tidak ingin ketinggalan. Bloco da Lama atau bisa juga disebut dengan “Blok Lumpur” merupakan salah satu festival terkenal yang berada di Kota Paraty, tepatnya di dekat pantai Jabaquara. Festival Bloco da Lama sudah ada di Brazil semenjak tahun 1986 dimulai dengan para pemuda yang melumuri badan mereka dengan lumpur untuk mencegah gigitan nyamuk.

Dalam festival yang dilakukan pada hari Sabtu tersebut, pengunjung dapat berenang dalam kolam lumpur dan saling melempar terhadap orang lain untuk bersenang-senang. Selain memiliki festival yang unik dan terkenal di dunia, di Paraty para pengunjung akan disuguhkan dengan kota tua dengan sejarah 500 tahun yang panjang. Selain berwisata lumpur, juga melihat banyak sejarah nih!
Bagaimana, tertarik untuk bermain kotor-kotoran di berbagai belahan dunia ?

Artikel ini pernah dimuat di IDN Times

Read more

Minggu, 06 Mei 2018

5 Museum Unik di Berbagai Belahan Dunia Ini Cocok Untuk Kamu yang Ingin Mempelajari Cuaca dan Lingkungan


1. The Klimahaus, Germany

de.fiylo.com

Jerman memang dikenal dengan negara yang memiliki teknologi maju. Selain itu tempat ini juga dikenal memiliki penduduk yang ramah lingkungan sehingga sangat memperdulikan permasalahan perubahan iklim. The Klimahaus atau biasa juga dikenal dengan nama Climate House Bremerhaven merupakan salah satu museum iklim terkeren yang ada di dunia. Museum iklim ini berada di Bremerhaven, sebuah kota yang terletak di Jerman bagian Utara.
Dari bentuknya, The Klimahaus menyerupai bangunan sebuah kapal yang modern. Di dalam museum tersebut berbentuk sangat atraktif. Para pengunjung akan dibawa untuk menjelajahi berbagai jenis iklim yang ada di dunia mulai dari kawasan kutub es yang dingin, hutan hujan tropis, hingga padang pasir Afrika yang gersang.

Tidak hanya berkeliling museum, di Klimahaus ini pengunjung juga bisa mendapatkan banyak informasi tentang iklim dan perubahanya. Tentunya informasi tersebut sangat bermanfaat dalam menambah wawasan pengunjung tentang iklim di dunia.

2. The Jokey Club of Climate Change, Hongkong 

hkjc.com


Apabila kamu ingin berkunjung ke negeri Tirai Bambu ini maka tidak ada salahnya berwisata sambil belajar. The Jokey Club of Climate Change merupakan salah satu museum perubahan iklim yang populer tidak hanya di Republik Cina, tetapi juga di seluruh dunia.

Museum ini menggunakan teknologi multimedia yang canggih sehingga dapat memudahkan pengunjung dalam memahami perubahan iklim di seluruh dunia. Selain itu pengunjung juga akan diajak untuk melihat pemandangan hijau Universitas Cina Hongkong, tempat di mana museum ini berada.

Banyak sekali kegiatan-kegiatan penghijauan yang bermanfaat dapat diambil dari Jokey Club of Climate Change ini. Bagi yang tertarik ke museum ini dapat berkunjung di hari kerja pada jam 09.30-17.00, kecuali hari Rabu dan hari libur mereka tutup.

3. Museum of Biosphere Environment, Amerika Serikat

i.ytimg.com

Museum Biosphere ini memiliki bentuk bangunan yang sangat indah dan berada di pusat kota Montreal. Dalam museum yang dirancang oleh Eric Gauthier ini pengunjung dapat mempelajari banyak hal tentang lingkungan alam dan kehidupan makhluk hidup. Di sana pengunjung akan diberi informasi tentang kebersihan air, udara, tanah hingga pada perubahan iklim yang terjadi di seluruh dunia.

Museum Biosphere dibuka untuk pengunjung dari pukul 09.00-17.00 waktu setempat. Untuk tiket masuk para wisatawan yang ingin mendalami permasalahan biosphere ini berkisaran $15 untuk satu orang dewasanya.

4. The Atmosphere Galery, London Inggris

chrismullany.com

Apabila kamu mengunjungi The Atmosphere Galerry museum, banyak hal unik dan menarik yang dapat kamu lihat. Kelebihan dari The Atmosphere Galerry yang merupakan bagian dari Science Museum Group London ini adalah gratisnya tiket masuk. Meskipun begitu galeri ini memiliki teknologi-teknologi yang super canggih dalam menjelaskan fenomena-fenomena perubahan iklim yang ada di dunia.

Beberapa tempat menarik yang dapat dilihat seperti iklim kutub es yang sangat dingin, menjelajahi perubahan iklim dari masa kemasa, hingga pada perubahan iklim yang telah diprediksikan oleh ilmuan di masa depan. Jam buka untuk museum adalah mulai pukul 10.00-18.00 Waktu London setiap harinya. Sedangkan untuk hari libur biasanya dibuka lebih lama.

5. The Kitakyushu Environment Museum, Jepang

kitaqmeeting.jp

The Kitakyushu Environment Museum adalah musem yang terletak di tengah kawasan Higashida yang merupakan daerah lingkungan terbaik di Jepang. Kawasan yang berada di Kota Kitakyushu ini mengeluarkan gas karbondioksida (CO2) sekitar 30 % jauh lebih sedikit dibandingkan kota-kota lainya. Selian itu lingkungan yang asri dan bersih menambah kunggulan kota tersebut.

Untuk akses tempat pun, museum ini terbilang mudah dikunjungi. Wisatawan cukup berjalan kaki sekitar lima menit dari JR Stasiun World Space yang dapat ditembuh dengan kerata api. Museum lingkungan ini buka setiap hari kecuali hari Minggu dan liburan tahun baru. Hal paling menarik adalah pengunjung dapat memasuki museum ini tanpa membayar tiket masuk alias gratis, sangat cocok bagi wisatawan ber-budget rendah.

Siapa bilang jalan-jalan ke museum itu membosankan? Cobain aja yuk ke museum-museum di atas. Selain menambah wawasan kamu juga pasti akan mendapatkan kesan tersendiri setelah mengunjunginya.


Artikel ini pernah dimuat di halam IDN TIMES dengan judul 
"5 Museum Iklim dan Lingkungan Ini Seru Banget Buat Belajar Geografi"

Read more